Friday, February 26, 2016

tekanan darah rendah atau hipotensi

TEKANAN DARAH RENDAH (HIPOTENSI)




Tekanan darah rendah adalah suatu kejadian dimana tekanan darah turun di bawah angka normal 120/80 mmHg tapi biasanya orang yang di kategorikan hipotensi bila tekanan daranya kurang dari 90/70 mmHg.

Hipotensi di bagi dalam tiga jenis :
  1. Hipotensi postural (Postural Hypotension) Jenis hipotensi ini, tekanan daran turun mendadak karnena perubahan posisi tubu, biasaya dari duduk mau berdiri ataupun posisi berbaring, penderita yang mengalami hipotensi postural biasanya akan mengalamami perasaan mau pingsan, pandangan kabur, pusing setiap kali ia mau berdiri dari posisi duduk ataupun berbaring
  2. Hipotensi Postprandial (Postprandial Hypotension) Hipotensi postprandial adalah turunnya tekanan darah secara tiba-tiba setela mengkonsumsi makanan. Setelah makan darah mengalir cepat ke saluran pencernaan dan mengkompensasi penurunan mendadak dalam pembuluh, laju detak jantung meningkat serta pembuluh darah menyempit ini merupakan respon yang otomatis, namun bagi sebagian orang dengan kelainan syarat tertentu seperti pada penderita penyakit Parkinson, tubuh tidak dapat segera mengatasi aliran darah mendadak ke perut. Mengakibatkan orang tersebut mengalami pusing dan pingsan
  3. Hipotensi di sebabkan syaraf. Dalam kondisi normal, jika anda berdiri atau berjalan selama jangka waktu tertentu, gaya gravitasi menarik darah ke ujungujung bagian bawah tubuh serta menyebabkan tekanan darah turun. Tubuh mengkompensasinya dengan meningkatkan laju detak jantung dan memopa lebih banyak darah untuk mensuplai otak dan organ-organ lainya

Gejala-gejala Hipotensi : Mudah mengantuk, sering pusing, wajah tampak pucat, mudah lelah, pengelihatan kabur, pusing, rasa haus menigkat, keluar keringat dingin

Penyebab dari hipotensi :
  • Curah jantung berkurang, penyebabnya irama jantung abnormal, kerusakan atau kelainan fungsi otot jantung, penyakit katup jantung, emboli pulmoner, kehamilan
  • Volume darah berkurang, penyebabnya pendarah hebat, diare, keringat berlebihan,
  • Meningkatnya kapasitas pembuluh darah, penyebabnya syok septic, pemaparan panas berlebih, diare, obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, penghambat ACE)

Pengobatan Hipotensi

Pada umumnya pengobatan hipotensi hanya membutuhkan istirahat yang cukup, olahraga yang cukup, konsumsi makanan yang bergizi tingi, hindari berdiri terlalu lama. Ada beberapa jenis obat untuk hipotensi seperti : midodirine, cafedrine HCl, Fludrocortisone. Meskipun banyak obatnya pengobatan hipotensi tetap tergantung penyebabnya

1 comment: